Heechul telah membicarakan tentang budak kontrak kepada semua orang yg akan mendengarkannya hari ini dan wawancara terakhirnya di GQ belum memiliki kontroversi terbesar .

Dia berbicara di acara radionya, Heechul’s Youngstreet, bahwa ” seorang pria harus hidup dengan loyalitas”, banyak fans percaya itu diarahkan kepada JYJ dan Hangkyung.

Di wawancara terbarunya, dia berkata, ” Pastinya, saya jga memiliki banyak masalah dengan perusahaan. Tapi saya tidak berpikir adanya alasan bagi saya untuk mengutarakannya keluar. Sejujurnya, “kami tidak bisa membuat uang?” Tidak. Belakangan ini, semua orang mengatakan budak kontrak, hal yang menggelikan ini – budak seperti apa yg membelikan orang tuanya gedung dan budak seperti apa yang bisa berkeliling dengan mobil dan budak seperti apa yang bisa pergi minum-minum?”

Mantan anggota Super Junior Hankyung jga membicarakan tentang SM Entertainment baru-baru ini di issue trbaru di Marie Claire China.

“Ada banyak berita entertainment yg menggambarkan perusahaan entertainment korea dengan permintaan harsh: Para artis tidak hanya menerima semacam pelatihan kekejaman, tidak diperbolehkan untuk memiliki suatu hubungan, tidak diperbolehkan memiliki perasaan pribadi, semua harus kolektif dan sadar konten. (T/N: saya pikir apa yang mere katakan disini adalah hal-hal yang artis katakan di publik). Sangat banyak yg berkata itu, kebanyakan artis dipaksa oleh perusahaan untuk melakukan hal-hal di luar pekerjaan mereka, untuk pelayanan instansi seperti pendamping dan lainnya.

Ketika saya menyampaikan apa isi itu, Hangeng menjelaskan, sedikit berlebihan: “SM tidak memiliki ketentuan seperti itu. Saya tidak sadar jika perusahaan lain memiliki hal-hal seperti / kekacauan. Lagipula ini tidak ada di perusahaan saya. ” Bukankah ini merupakan sesuatu apa yang perusahaan telah dicantumkan pada dirinya? Ekspresi umum adalah untuk tidak berbicara secara acak, berpikir sebelum berbicara.”

Shared by : sltan@geng-bao.net
Article: http://tinyurl.com/4vvamxe (MTVK)